Karya : Bayu Wisono / Elang Langit Biru Kebebasan
Jaman sekarang memang susah mencari kerja, itu yang di rasa kan darno saat ini. Penghasilannya tidak tetap, hanya mengandalkan pekerjaan sebagai kuli bangunan yang tidak pasti. Saat malam hari yang sunyi darno duduk bersantai di depan teras sambil memandang bintang di langit. Terlintas sebuah ide gila untuk memanfaatkan keahlian baru nya agar menghasilkan uang yang halal. Dengan kemampuan baru nya menembus benda-benda padat darno berencana membuka pertunjukan sulap. Tapi dia juga tidak bisa kalau sendirian, harus ada partner yang menemani. Akhirnya darno mengajak teman kuli seperjuangannya, nama nya suteja. Orangnya tinggi besar melebihi darno, tapi suteja ini baik orangnya. Bisa di bilang sahabat dekat darno.
***
Rencana pertunjukan sulap ala darno pun di mulai. Dengan properti sulap seadanya dari triplek bekas bangunan yang di cat ulang, dan di bentuk seperti peti kotak. Pertunjukan sulap itu berada di sebuah lapangan kosong yang di sewa darno. Berbekal speaker butut seadanya suteja berkoar-koar mengumpulkan orang-orang. Setelah itu sulap pun di mulai.
***
Darno masuk peti kayu tertutup, kemudian suteja menusuk kan banyak pedang ke peti itu. Dengan kemampuan darno sulap berjalan meriah. Orang-orang pada heran, kok bisa ya darno masih selamat. Padahal itu berkat kemampuan mutan yang diberikan Allah SWT pada darno.
***
Suteja berkeliling membawa kardus menghampiri orang-orang untuk menarik ongkos pertunjukan sulap. Hasilnya lumayan banyak. Ada 10 juta an hasil dari pertunjukan semalam ini. Di bagi dua, terus untuk sewa lapangan, mobil pickup dll. Cukuplah untuk bertahan hidup di kota shiwungan ini.
Bersambung...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar